KIAT SUKSES UJIAN NASIONAL 2011   Leave a comment

KIAT SUKSES UJIAN NASIONAL

Dalam menghadapi Ujian Nasional ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah sbb :
1.    SIAP MATERI
Agar berhasil sesuai yang ditargetkan pada Ujian Nasional, maka harus dipersipakan secara matang materi yang akan diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika atau Ekonomi. Belajar adalah kebutuhan bagi Pelajar dan untuk siap secara materi harus dilakukan :
a.    Kerja Keras : Belajar dengan penuh semangat, antusias, giat, pantang menyerah dan belajar ekstra keras. Hindari sifat malas, loyo, mengeluh, manja, seenaknya, tergantung orang lain.
b.    Kerja Cerdas : Belajar dengan konsentrasi tinggi, fokus, khusyuk, dan efektif. Jauhi hal-hal yang dapat membuyarkan konsentrasi, tidak serius/sembrono, kurang tenang karena ketika hati tenang, segala sesuatu yang kelihatan sulit jadi mudah, yang tidak mungkin menjadi mungkin.
c.    Kerja Ikhlas : Belajar tanpa terpaksa berarti tulus, belajar dengan senang, riang, gembira (happy learning).

2.    SIAP MENTAL
Setiap perbuatan yang kita lakukan seharusnya mengarah kepada tujuan hidup kita. Kita diwajibkan berusaha secara maksimal, berdo’a memohon kepada yang maha kuasa agar yang kita usahakan dapat berhasil sesuai yang kita inginkan.  Akan tetapi realitas kadang tidak sesuai dengan yang kita inginkan, sehingga menimbulkan masalah atau problem. Masalah bukan untuk ditinggal lari namun untuk dihadapi. Untuk menghindari ketidaksiapan mental, maka perlu dilakukan sebagai berikut :
a.    Percaya diri / yakin terhadap kemampuan diri, mempunyai prinsip: kalau orang lain bisa, saya pasti bisa.
b.    Jangan menggantungkan pertolongan orang lain, keluarkan segala potansi kita untuk menjemput keberhasilan yang kita idam-idamkan.
c.    Shabar dalam menghadapi segala sesuatu sehingga menghadirkan ketenangan dalam mengerjakan soal-soal ujian.
d.    Bila sedang mempunyai problem, segera dicari solusi/penyelesaiannya, jangan sampai menunda-nunda penyelesaian masalah karena akan menjadi bertambah dan menunpuk sehingga masalah yang semula ringan menjadi bertambah berat. Konsultasikan kepada Guru Pembimbing/Bimbingan dan Konseling agar segera mendapatkan alternatif penyelesaiannya.
e.    Hindari hal-hal yang mendatangkan permasalahan baru yang mengakibatkan gangguan/beban psikhis/mental (depresi).

3.    SIAP FISIK
Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran dan keberhasilan dalam mengikuti Ujian Nasional adalah kondisi fisik, antara lain :
a.    Kondisi Diri
i.    Kesehatan
–    Makan secara teratur, terpenuhi standar kebutuhan gizi, halal dan thoyib, minum yang cukup, tidak berlebihan.
–    Olah raga teratur, istirahat yang cukup, jangan tidur larut malam.
–    Bila terjadi gejala sakit, segera hubungi dokter/petugas kesehatan agar segera mendapatkan penanganan semestinya.
–    Hindari makanan/minuman yang membahayakan kesehatan.
ii.     Sikap/Perilaku
–    Penampilan/performance yang tenang, jangan gugup/cemas.
–    Tampilkan akhlak/kepribadian/budi pekerti anda yang terbaik kapan saja dan di manapun berada.
–    Hindarilah kebut-kebutan dalam mengendarai sepeda motor atau sejenisnya.
–    Hati-hati dalam bertindak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan terjadi.
iii.    Penataan /Manajemen Diri
–    Harus dapat membagi waktu dengan baik dan disiplin.
–    Menjaga keseimbangan antara kebutuhan lahir dan batin.
–    Mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan.
–    Berusaha melalukan yang terbaik dalam segala tindakan sehingga mendapatkan hasil yang terbaik pula.
–    Yakinlah bahwa tidak ada kesempatan datang dua kali, maka manfaatkanlah kesempatan itu dengan sebaik-baiknya.
b.    Kondisi Keluarga
i.    Menjaga keharmonisan dalam keluarga agar tidak menambah permasalahan.
ii.    Menghindari terjadinya konflik dalam keluarga.
iii.    Mintalah motivasi/dorongan/saran dan do’a kepada orang tua/ anggota keluarga yang lain agar berhasil dalam Ujian Nasional, LULUS dengan nilai MEMUASKAN.
iv.    Bila keharmonisan dalam keluarga belum terwujud, maka jangan dibawa permasalahan keluarga pada waktu mengikuti Ujian Nasional.
c.    Kondisi Lingkungan
i.    Penataan ruang tempat ujian yang rapi dan asri, agar peserta betah/kerasan dalam ruang kelas sampai waktu ujian selesai.
ii.    Suasana kelas yang tenang akan sangat mendukung dalam proses berpikir dan beraktifitas menyelesaikan soal-soal ujian.
iii.    Lingkungan sekitar yang kondusif/mendukung baik lingkungan masyarakat di lingkungan tempat tinggal peserta maupun lingkungan sekitar sekolah.

4.    SIAP ALAT/PERLENGKAPAN
Agar dalam pelaksanaan Ujian Nasional tidak terganggu atau mengganggu peserta lain, maka seyogyanya setiap peserta mempersipakan sebagai berikut :
a.    Kartu Peserta UN
b.    Pensil 2B
c.    Karet penghapus yang berkualitas
d.    Ballpoint
e.    Penggaris
f.    Tempat Pensil
g.    Rautan Pensil
h.    Papan untuk Alas
i.    Sapu tangan / tissu
j.    Arloji / Jam Tangan

5.    SIAP STRATEGI
a.    Berdo’alah sebelum dan sesudah mengerjakan soal-soal ujian.
b.    Taatilah tata tertib peserta Ujian Nasional.
c.    Hormatilah Pengawas Ujian Nasional, dan jadilah siswa simpatik.
d.    Bila ada soal yang kurang jelas cetakannya atau kurang lembar soalnya maupun soal yang dibagi tidak sesuai dengan kode soal yang seharusnya, maka tanyakanlah dengan sopan.
e.    Jangan lupa menuliskan nama dan nomor peserta Ujian nasional pada Lembar Jawab Komputer dan pada lembar soal, tanda tangan pada LJK serta pastikan Anda menandatangani daftar hadir peserta Ujian Nasional.
f.    Perhatikan dan cermatilah perintah dalam mengerjakan soal serta pahamilah soal dengan teliti dan seksama.
g.    Hindarilah tindakan ceroboh (seperti : melipat LJK, LJK basah terkena air atau keringat, menghitamkan tidak sempurna, mencoret LJK) dan tergesa-gesa (seperti : menjawab soal tidak sesuai dengan nomor pada LJK, lupa belum menghitamkan lingkaran pada LJK).
h.    Kerjakanlah soal yang Anda anggap paling mudah, agak mudah terlebih dahulu, kemudian soal yang sulit dan paling sulit. Hal ini untuk menghindari pemborosan energi, waktu, dan pikiran.
i.    Hindarilah menyontek, perbuatan curang dalam mengerjakan soal-soal ujian.
j.    Bila sudah selesai mengerjakan soal, telitilah kembali pekerjaan Anda, pastikan  nama, nomor peserta dan tanda tangan sudah Anda lakukan, serta jawaban pada LJK tidak ada yang belum selesai, kurang sempurna menghitamkannya, atau salah dalam memasukkan jawaban pada nomor jawaban yang lain).
k.    Bila waktu ujian sudah habis, keluarlah dari ruang ujian dengan tertib dan sopan.

6.    KEKUATAN DO’A
Ketika usaha secara lahir telah dilakukan dengan maksimal, maka wajib hukumnya untuk berdo’a demi keberhasilan dalam mewujudkan keinginan. Manusia wajib berusaha dan wajib berdo’a, apapun keputusannya harus kita terima dengan ikhlas. Apa yang diberikan Tuhan (Allah SWT) pastilah keputusan yang terbaik, sekalipun belum sesuai dengan keinginan dan cita-cita. Lakukanlah pendekatan diri kepada Tuhan (Allah SWT) dengan berbagai kegiatan ibadah dengan menjalankan perintahNya dan meninggalkan laranganNya. Semoga Anda berhasil, kita semua berhasil. Aamiin.
______
Ditulis oleh Suharno, S.Pd. Guru BK SMKN 1 Pengasih
Kulon Progo DIY.

Posted Agustus 9, 2010 by bksmkdepaswan in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: